Menguatkan Kebinekaan: Kegiatan Kokurikuler Siswa Pembelajaran Kebudayaan dan Toleransi di Puja Mandala Nusa Dua

A
Ditulis oleh Admin
Diterbitkan pada 30 Juli 2026
Sedang Mendengarkan
Menguatkan Kebinekaan: Kegiatan Kokurikuler Siswa Pembelajaran Kebudayaan dan Toleransi di Puja Mandala Nusa Dua
Kunjungan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

NUSA DUA – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi Berkebinekaan Global, pada hari Selasa tanggal 28 Juli 2026 SLB Negeri 1 Bangli menyelenggarakan kegiatan kokurikuler ke kompleks peribadatan Puja Mandala, Nusa Dua, Badung, Bali. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran siswa dan guru pendamping sebagai bagian dari penguatan materi pembelajaran di kelas.

Puja Mandala dipilih sebagai lokasi pembelajaran luar kelas (outdoor learning) karena keunikannya yang menghadirkan lima rumah ibadah dalam satu kompleks yang saling berdampingan:

Masjid Agung Ibnu Batutah

Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa

Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Bukit Doa

Vihara Buddha Guna

Pura Jagatnatha

Eksplorasi Arsitektur dan Wawancara Kebinekaan

Selama kegiatan kokurikuler berlangsung, para siswa mengeksplorasi setiap sudut rumah ibadah untuk mempelajari keragaman arsitektur—mulai dari gaya ukiran Bali pada Gereja Kristen Bukit Doa hingga arsitektur megah Vihara Buddha Guna dan Masjid Ibnu Batutah.

Selain observasi fisik, siswa juga berkesempatan berdialog dengan pengurus masing-masing rumah ibadah. Melalui wawancara singkat ini, siswa belajar secara langsung bagaimana kerukunan, toleransi, serta kerja sama antarumat beragama dirawat dalam kehidupan sehari-hari di Bali.

 

 

Refleksi dan Output Kegiatan

Melalui kunjungan ini, siswa tidak hanya memahami teori keberagaman dari buku pelajaran, tetapi juga merasakannya secara langsung. Sebagai penutup kegiatan kokurikuler, seluruh peserta didik diwajibkan menyusun laporan refleksi kelompok berupa esai pendek, video dokumenter singkat, atau poster ajakan bertoleransi yang akan dipamerkan di sekolah.

Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang inklusif, saling menghormati, dan siap menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa.

Untuk melihat gambaran keharmonisan dan suasana langsung di lokasi, Anda dapat menyaksikan tayangan mengenai Potret Toleransi Beragama di Puja Mandala Bali. Video dari YouTube ini sangat relevan karena memperlihatkan keberadaan rumah-rumah ibadah yang berdiri berdampingan di Puja Mandala sebagai simbol kerukunan.

Ditulis oleh Admin • Diterbitkan pada 30 Juli 2026 • Diperbaharui pada 07 September 2026